--> Ikan Koinya Mati, 2 Warga Jaksel Gugat PLN ke PN Jaksel. Begini Katanya | Sejagad Media

Ikan Koinya Mati, 2 Warga Jaksel Gugat PLN ke PN Jaksel. Begini Katanya

SejagadMedia.com - Listrik padam di sebagian Pulau Jawa akhir pekan lalu berbuntut panjang. 2 warga Jakarta Selatan (Jaksel) menggugat PLN...

SejagadMedia.com - Listrik padam di sebagian Pulau Jawa akhir pekan lalu berbuntut panjang. 2 warga Jakarta Selatan (Jaksel) menggugat PLN ke PN Jaksel karena ikan koinya mati.

"Saya sudah mendapatkan surat kuasa dan akan mendaftarkan ke PN Jaksel siang ini," kata pengacara David Tobing saat dihubungi detikcom, Rabu (7/8/2019).

Menurut David, listrik mati itu membuat ikan koi kliennya mati. Yaitu 1 jenis Borodo lokal 50 cm seberat 2 kg, 2 jenis Tancho Kohaku lokal 45 cm seberat 2 kg dan satu jenis Sanke lokal 45 cm seberat 2 kg.

"Kami meminta PLN mengganti kerugian atas kematian ikan koi milik klien kami," ujarnya.

David akan menempuh jalur gugatan sederhana (small claim court/SCC) agar segera diketuk hakim. SCC itu diatur oleh Peraturan MA (Perma) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana. 

SCC itu diadili dalam tempo 7 hari dan maksimal 25 hari. Dalam sidang, penggugat hanya boleh meminta ganti rugi materil, tidak boleh meminta kerugian immateril. Dengan menggunakan model gugatan SCC itu, diharapkan pengadilan bisa cepat dan segera memberikan ganti rugi kepada para konsumen yang dirugikan akibat pemadaman listrik.

"Biar cepat selesai," pungkas David Tobing.


Curhat Ariyo Kala

 Dua warga Jakarta Selatan (Jaksel) akan menggugat PLN ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel siang ini karena pemadaman listrik massal. Salah satunya warga Perdatam, Ariyo Bimmo, pemilik 3 ikan koi yang mati gara-gara listrik padam.

"Minggu (4/8) jam 11.30 WIB, saya terima teknisi TV kabel. Saat sedang memasang, listrik mati. Baru menyala pada pukul 22.00 WIB malam," kata Ariyo saat berbincang dengan detikcom, Rabu (7/8/2019).


Di kolamnya, selain ada ikan koi, ada ikan jenis lain. Tapi yang paling rentan terhadap oksigen adalah ikan koi. Sebagai pemilik koi, Ariyo sudah menghitung ikannya bisa bertahan dalam 3 jam pertama tanpa oksigen. 

Di sisi lain, ia sudah memperhitungkan listrik dari PLN mati tidak pernah lebih dari 3 jam. Jadi ia panik karena sudah 3 jam lewat, listrik PLN belum menyala.



Koi yang mati adalah 1 jenis Borodo lokal 50 cm seberat 2 kg, 2 jenis Tancho Kohaku lokal 45 cm seberat 2 kg, dan satu jenis Sanke lokal 45 cm seberat 2 kg. Atas kerugian itu, ia bulat menggugat PLN dengan menyerahkan kuasa ke David Tobing.


"Kalau saya intinya bukan masalah nilai rupiahnya, tapi ini pembelajaran bagi PLN untuk perusahaan dalam melayani publik. Jangan menganggap enteng. Saya koinya cuma sedikit, bagaimana yang banyak lebih dari ini. Saya tidak mengeluh, tapi bagi PLN, ayo dong layanannya diperbaiki," ujar Ariyo, yang juga caleg PSI pada Pemilu 2019 lalu.

(detik.com)

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,12,Ahok,126,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,angin puting beliung,1,Anies Baswedan,24,anti PKI,1,artis,9,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,5,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,379,Berita Artis,20,berita heboh,21,Berita Internasional,11,berita nasional,49,bocah,1,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,debat,1,debat pilpres2019,5,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,13,Dolar,1,DPR,1,DPRD,4,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,entertainment,46,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,25,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,3,Gibran,2,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Gosip,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,7,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,21,ISIS,3,Islam,14,jakarta,27,Jakmania,2,JK,1,jogja,1,Jokowi,61,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,7,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,20,kpps,1,Krisna Murti,1,laci,1,Lain-lain,1,laporkan,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,mahfud,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,MK,4,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,2,Narkoba,3,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,229,nikita mirzani,1,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,2,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,4,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres2019,7,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,10,POLITIK,274,Polri,5,PPP,1,prabowo,3,Presiden jokowi,9,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,3,Rawajati,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sam aliano,1,sandiago uno,19,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,10,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,setnov,13,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sosmed,1,sports,1,Sri mulyani,1,sukmawati,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tengku Zulkarnaen,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,trending topic,26,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,3,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,3,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Ikan Koinya Mati, 2 Warga Jaksel Gugat PLN ke PN Jaksel. Begini Katanya
Ikan Koinya Mati, 2 Warga Jaksel Gugat PLN ke PN Jaksel. Begini Katanya
https://1.bp.blogspot.com/-TkL4NO5cyS8/XUpUeVcl7-I/AAAAAAAAebs/kp34vSW2RUwbRltBllyUar0G5QwMr1MjwCLcBGAs/s1600/koi.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-TkL4NO5cyS8/XUpUeVcl7-I/AAAAAAAAebs/kp34vSW2RUwbRltBllyUar0G5QwMr1MjwCLcBGAs/s72-c/koi.jpeg
Sejagad Media
https://www.sejagad.com/2019/08/ikan-koinya-mati-2-warga-jaksel-gugat.html
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/2019/08/ikan-koinya-mati-2-warga-jaksel-gugat.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy