--> Sadis! Nama Prabowo Mau Ditenggelamkan Demi Anies! | Sejagad Media

Sadis! Nama Prabowo Mau Ditenggelamkan Demi Anies!

Sejagad.com - Ternyata, gagal pindah itu tidak hanya karena putus cinta saja lho, tapi juga karena kalah di Pilpres.  Contohnya, ayah D...


Sejagad.com - Ternyata, gagal pindah itu tidak hanya karena putus cinta saja lho, tapi juga karena kalah di Pilpres. Contohnya, ayah Didit, Prabowo Subianto, sampai sekarang masih dongkol setelah kalah lagi di Pilpres untuk tiga kali lagi.
Bukti jika do'i belum bisa bergerak pada itu adalah sampai sekarang tidak ada keluar dari mulutnya selamat datang kepada Jokowi-Amin yang telah terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.
Padahal sudah sangat jelas, keputusan MK itu final dan mengikat. Seharusnya tidak ada jalur konstitusi yang bisa diambil oleh Prabowo dkk. Hanya bisa bersabar dan bersabar serta menerima nasib.
Dan, betul juga orang bijak mengatakan, jika kamu mau melihat karakter asli temanmu, lihatlah mereka saat kamus sedang susah.
Karakter asli beberapa pendukung Paslon 02 itu pun sudah mulai kelihatan. Seperti AHY dan Zulkifli Hasan. Tidak lama setelah tahu jika mengiklankan suara capres yang diusungnya jauh di bawah Jokowi, mereka berdua kompak yang menawarkan presiden di istana.
Kemudian, ada si 'semvak merah' Ferdinand Hutahean. Saat kampanye Pilpres 2019, loyalitas dan dedikasinya terhadap Prabowo sungguh luar biasa. Lebih besar dari bintang di langit. Tapi apa yang terjadi? Pasca Prabowo kalah, do'i memutuskan untuk pensiun dini dari Kampret.
Dan yang menyesakkan dada mantan Danjen Kopassus itu, si 'semvak merah terlihat beberapa kali memuji Jokowi yang notabene lawan politiknya, juga mengatakan pendukung Prabowo' setan gundul 'karena dia telah menghina almarhum ibu Ani.
Begitupun dengan instruksinya untuk tidak menggelar aksi di MK. Teryata suara Prabowo sudah tidak didengar lagi oleh pendukungnya sendiri. Buktinya FPI, GNPF Ulama, PA 212 masih tetap saja menggelar aksi di sekitaran gedung MK, yang dipimpin oleh mantan penasehat KPK, Abdullah Hehamahua, (27/06).
Bahkan mantan diundang pun, Titiek Soeharto sudah tidak menghormati Prabowo lagi, dengan tetap menerima aksi di MK tersebut.

Tidak hanya menunggu dan tidak lagi, tapi nama Prabowo juga sudah mau ditenggelamkan oleh pendukungnya sendiri?
Pertanyaannya, siapakah kampret yang mau menyimpankan nama Prabowo itu? Siapa lagi jika bukan Tengku Zulkarnain dan Mustofa Nahra.
Ayah kita, Naen dan Tofa, adalah elit di BPN Prabowo-Sandi. Zul didapuk sebagai juru kampanye, seperti Ratna Sarumpaet saat sebelum dipecat. Sedangkan Tofa Lemon ditunjuk sebagai Koordinator Relawan IT BPN.
Lantas dengan cara apa mereka berhasil menenggelamkan nama Ketua Umum Partai Gerindra itu? Dengan cara menyanjung-nyanjung Anies, dan juga kemampuan berbahasa Inggris-nya dengan Jokowi.
Bagaimana kita mengetahui bahwa Anies merupakan hasil dari University of Maryland, Amerika Serikat. Wajar doang jika kemampuan bahasa Inggrisnya cukup baik. Tapi Meskipun Jokowi tidak pernah sekolah di Amerika Serikat tidak berarti dia tidak bisa berbahasa Inggris. Buktinya do'i bisa ngobrol seru bareng Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan sesekali terlihat terlihat tertawa bersama. Begitupun dengan Ivanka Trump, Jokowi dapat melakukan percakapan dengan Putri Donald Trump tersebut.
Kalau Jokowi ngomong bahasa Inggris pakai logat Jawa, wajar doang, karena do'i orang Jawa. Yang aneh itu, kalau Anies yang ngomong pakai logat Jawa. Karena do'iurunan Arab.
Berikut sanjungan Ayah Naen terhadap Anies tersebut.


Do'i mengatakan kemampuan bahasa Inggris Jokowi bikin malu.
Bahkan Zul pun sok-sok'an men-tweet pakai bahasa asing. Kwkwkwk

Bagi pembaca Seword yang bahasa Inggris, coba perbaiki tata bahasa Inggris Tengku Zul itu, apakah sudah sesuai dengan kaedah yang berlaku apa masih salah? Atau jangan-jangan do'i hanya menggunakan google translate. Kwkwkwk
Dan ini Jawaban menohok dari netizen.

Do'i kan pengagum Soeharto. Pertanyaannya, emang Ayah Naen berani mengkritik kemampuan bahasa Soeharto yang jauh di bawah Jokowi?
Lalu, bagaimana dengan sanjungan si penyebar tipuan yang baru saja ditangguhkan penahanannya, Mustofa Nahra?

Do'i menanggap kemampuan bahasa Inggris Anies sebagai patokan seluruh peserta G20. Kwkwkwk
Mungkin Tofa lupa jika gubernur DKI memang pandai menata kata, tetapi tidak pandai menata kota. Emang kita mau dipimpin oleh orang yang jago ngomong doang, tapi minim trobosan?
Lagian pula, emang Indonesia bisa maju hanya diberi kata-kata doang?
Tidak perguso! Tindakan itu berbicara lebih keras dari kata-kata.
Pertanyaannya, mengapa kedua suhu Kampret itu hanya menyanjung kemampuan bertanya Inggris Anies saja? Kenapa mereka tidak sekalian membandingkan kemampuan Inggris Prabowo, yang baru saja kalah di Pilpres itu, dengan Jokowi?
Apakah Prabowo juga cakap suka Inggris?
Dan juga, mereka kan timses Prabowo, bukan anggota TGUPP Anies? Ngapain pula menyanjung-nyanjung Anies, sedangkan Prabowo tidak?
Inilah yang disebut mencari sosok baru sebagai calon Prabowo. Para Kampret ini sudah tidak bisa menunggu Prabowo lagi untuk berlaga di Pilpres 2024 mendatang. Untuk itu, sosok mantan Danjen Kopassus ini mau tidak mau harus ditenggelamkan, diganti dengan sosok yang lebih hijau, yaitu Anies Baswedan.
Dengan cara apa mereka meningkatkan popularitas sang gubernur DKI itu? Dengan mewakili kelebihannya, yaitu pandai menata kata.

seword.com

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,12,Ahok,125,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,angin puting beliung,1,Anies Baswedan,24,anti PKI,1,artis,9,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,5,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,376,Berita Artis,20,berita heboh,21,Berita Internasional,11,berita nasional,49,bocah,1,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,debat,1,debat pilpres2019,5,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,13,Dolar,1,DPR,1,DPRD,4,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,entertainment,45,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,25,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,3,Gibran,2,Go Pro,1,gojek,2,Golkar,1,Gosip,1,Gubernur,22,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,7,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,21,ISIS,3,Islam,14,jakarta,27,Jakmania,2,JK,1,jogja,1,Jokowi,61,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,7,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,20,kpps,1,Krisna Murti,1,laci,1,Lain-lain,1,laporkan,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,mahfud,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,MK,4,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,2,Narkoba,3,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,229,nikita mirzani,1,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,2,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,4,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pilpres2019,7,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,10,POLITIK,270,Polri,5,PPP,1,prabowo,3,Presiden jokowi,9,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,3,Rawajati,1,Ridwan Kamil,2,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sam aliano,1,sandiago uno,19,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,10,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,sengketa pilpres 2019,2,setnov,13,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sosmed,1,sports,1,Sri mulyani,1,sukmawati,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tengku Zulkarnaen,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,trending topic,25,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,3,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,3,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Sadis! Nama Prabowo Mau Ditenggelamkan Demi Anies!
Sadis! Nama Prabowo Mau Ditenggelamkan Demi Anies!
https://1.bp.blogspot.com/-22LguPrZztE/XRwTfrcMY-I/AAAAAAAABr0/wlSwzSlKAWwZor51_V236_D_bKUbL-RNACLcBGAs/s1600/h8Pn5jLjc4-600w.png
https://1.bp.blogspot.com/-22LguPrZztE/XRwTfrcMY-I/AAAAAAAABr0/wlSwzSlKAWwZor51_V236_D_bKUbL-RNACLcBGAs/s72-c/h8Pn5jLjc4-600w.png
Sejagad Media
https://www.sejagad.com/2019/07/sadis-nama-prabowo-mau-ditenggelamkan.html
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/2019/07/sadis-nama-prabowo-mau-ditenggelamkan.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy