Lucunya Provokator Tanjung Balai Ini Gemeteran Ketika Didatangi Wartawan yang Dikiranya Polisi

Healmagz.com - Bibirnya bergetar, bicara terbata-bata hingga terus menanyakan maksud kedatangan. Begitu ekspresi kecemasan Ahmad Taufik (41)...


Healmagz.com - Bibirnya bergetar, bicara terbata-bata hingga terus menanyakan maksud kedatangan. Begitu ekspresi kecemasan Ahmad Taufik (41), warga Jagakarsa yang ditetapkan sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian di Facebook (FB) terkait kerusuhan Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara, saat ditemui Tribun di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2016).

Taufik mengaku masih syok dan khawatir dibawa kembali ke Polda Metro Jaya. Ia mengira didatangi oleh polisi. Namun, akhirnya ia bersedia menerima kedatangan awak media setelah diberi penjelasan.

Taufik tak menyangka postingan tulisan terkait kerusuhan di Tanjung Balai di akun Facebook-nya berujung di kantor polisi.

"Saya benar-benar menyesal. Saya benar-benar minta maaf. Saat diperiksa di Polda saya juga sampaikan penyesalan dan minta maaf," ucap Taufik.

Taufik menyebut dirinya tidak punya niatan atau tujuan tertentu, apalagi sampai melakukan provokasi atau menggalang massa terkait kerusuhan di Tanjung Balai pada Jumat malam hingga Sabtu (30/7/2016) lalu.

"Saya menulis di Facebook karena kekesalan saya setelah baca berita. Tapi, ternyata itu salah dan melanggar. Ini jadi pembelajaran untuk saya dan warga lainnya," sambung Taufik.

Sebelum menceritakan awal mula dirinya memposting tulisan bernada ujaran kebencian hingga berujung ke kantor polisi, Taufik menceritakan latar belakang dirinya.

Taufik mengaku telah mempunyai istri dan seorang anak perempuan yang duduk di bangku sekolah dasar.

Sebelumnya, ia bekerja sebagai desainer interior properti pada sebuah perusahaan di Jaksel. Namun, kariernya di perusahaan tersebut berhenti setelah terkena serangan stroke pada 2012.

Akibatnya, sejumlah organ bagian kanan tubuhnya lumpuh.

Kaki kanan Taufik terlihat terpincang-pincang saat melangkah dari kamarnya menuju ke ruang tamu. Siku tangan kanannya terlihat menekuk kaku. Demikian pula pergelangan tangannya.

Pada 2013, Taufik didiagnosa oleh dokter terkena virus toksoplasma dan berimbas pada sistem saraf serta kekebalan tubuhnya. Dua serangan penyakit tersebut membuatnya tidak bisa beraktivitas secara normal.
Sejak 2012, ia lebih banyak berada di dalam kamar, dibantu istri dan orang tua.

"Jujur, saya sudah empat tahun ini dalam keadaan stroke. Kalau tidak ibadah atau desain-desain di laptop, saya buka-buka postingan dari teman. Beruntung ada istri yang sabar menemani saya meski saya sudah tidak bisa bekerja," aku Taufik.

Taufik mengaku justru baru mengetahui adanya kerusuhan di Tanjung Balai pada Sabtu pagi setelah mendapat pemberitahuan melalui Whatsapp temannya.

"Jadi, salah besar kalau ada yang menyangka saya diamankan polisi karena yang menulis di Facebook sehingga warga yang di Tanjung Balai jadi rusuh. Saya baru posting tulisan di facebook Sabtu pukul 10.00. Sedang kejadian di Tanjung Balai itu Jumat malam," katanya.

Jaminan Istri
Selasa (2/8/2016) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, menjadi hari yang paling tak terlupakan bagi Taufik. Baru saja ia menghidupkan telepon genggam, 13 polisi berpakaian dinas dan bebas mendatangi kediamannya.

Rupanya, para polisi tersebut hendak membawanya ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

"Yah saya kaget, pagi-pagi saya sudah didatangi banyak polisi. Ada 13 polisi yang datang, tapi yang masuk dan cari-cari ke dalam kamar hanya beberapa. Lalu saya diberitahu soal tulisan di Facebook saya soal kejadian Tanjung Balai," katanya.

Handphone istri dan tablet milik anaknya ikut disita.

"Yah, anggota keluarga saat itu juga kaget," ujarnya

Lantas, polisi membawa Taufik menggunakan mobil patroli ke Polda Metro Jaya, disaksikan istri, orangtua, dan Ketua RT setempat.

"Waktu polisi datang, menjelaskan, dan langsung membawa saya, saya nggak protes, nurut saja," ujarnya.

Ia menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sejak Selasa pagi hingga menjelang malam. Ayahanda dan istrinya membesuk di sela pemeriksaan pada Selasa siang lantaran khawatir pada kondisi kesehatan Taufik.

Taufik pun sempat tertidur di meja pemeriksaan karena daya tahan tubuh dan kelelahan menjalani pemeriksaan.

Akhirnya, penyidik mengizinkan Taufik pulang atas dasar kemanusiaan setelah mengetahui kondisi kesehatan dan fisiknya itu.

Namun, ia dikenakan wajib lapor dua kali seminggu dengan jaminan sang istri.

"Istri saya sebenarnya masih syok, tapi dia bersedia jadi jaminan untuk saya," ujarnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Taufik menyatakan akan memenuhi setiap panggilan penyidik.

"Saya mengaku salah, makanya saya menyesal dan minta maaf waktu diperiksa itu. Kalau saya bisa tarik tulisan di Facebook itu, saya mau kok," ujarnya.

sumber: tribunnews.com/islamnkri.com

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,10,Ahok,124,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,angin puting beliung,1,Anies Baswedan,21,anti PKI,1,artis,8,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,5,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,302,Berita Artis,20,berita heboh,21,Berita Internasional,10,berita nasional,48,bocah,1,bom,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,6,Dolar,1,DPR,1,DPRD,4,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,entertainment,1,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,25,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,3,Gibran,2,Go Pro,1,gojek,1,Golkar,1,Gosip,1,Gubernur,20,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,7,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,19,ISIS,3,Islam,14,jakarta,27,Jakmania,2,JK,1,jogja,1,Jokowi,60,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,4,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,20,Krisna Murti,1,laci,1,Lain-lain,1,laporkan,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,1,Narkoba,2,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,230,nikita mirzani,1,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,2,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,4,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,9,POLITIK,104,Polri,5,PPP,1,prabowo,2,Presiden jokowi,9,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,1,Rawajati,1,Ridwan Kamil,1,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sam aliano,1,sandiago uno,18,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,10,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,setnov,13,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sosmed,1,sports,1,Sri mulyani,1,sukmawati,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tengku Zulkarnaen,1,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,trending topic,1,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,3,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,3,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Lucunya Provokator Tanjung Balai Ini Gemeteran Ketika Didatangi Wartawan yang Dikiranya Polisi
Lucunya Provokator Tanjung Balai Ini Gemeteran Ketika Didatangi Wartawan yang Dikiranya Polisi
https://3.bp.blogspot.com/-40phc0KnJmQ/V6SFjKOBbdI/AAAAAAAAAMQ/14Dz5s0_0Jk8C61_tqZMkAUNTyQ8CPYLgCLcB/s640/28669290752_c2d1c295bf_b%2B%25282%2529.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-40phc0KnJmQ/V6SFjKOBbdI/AAAAAAAAAMQ/14Dz5s0_0Jk8C61_tqZMkAUNTyQ8CPYLgCLcB/s72-c/28669290752_c2d1c295bf_b%2B%25282%2529.jpg
Sejagad Media
https://www.sejagad.com/2016/08/lucunya-provokator-tanjung-balai-ini.html
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/
https://www.sejagad.com/2016/08/lucunya-provokator-tanjung-balai-ini.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy