Demi Menikahi Wanita Biasa, Raja Ini Tak Segan-segan Menghapus Sistem “Poligami” Bahkan Menulis Ulang Sejarah Negeri!

Sejagad.com - Maroko, mutiara di utara Afrika, misterius, indah, adalah negara kerajaan di utara Sahara. Rakyat di sini ramah dan seder...

maroko

Sejagad.com - Maroko, mutiara di utara Afrika, misterius, indah, adalah negara kerajaan di utara Sahara.
Rakyat di sini ramah dan sederhana, tapi juga sangat konservatif, mata yang indah para gadis-gadis di sini terbalut di balik tabir, membuat orang-orang tidak bisa menebak pikiran mereka.
Namun, justru tempat kuno yang dijuluki sebagai mutiara Afrika Utara ini, ada seorang wanita yang mendobrak tradisi lamanya menuju ke dunia baru.
Dia, adalah mutiara dari Maroko : Permaisuri Salma.
Dia terlahir sebagai rakyat biasa, tapi dengan pengetahuannya yang cerdas, dia lulus dari universitas sebagai insinyur..
Pada usia 21 tahun ia berkenalan dengan Raja Maroko, dan dengan berani menolak sistem poligami, meminta raja untuk menandatangani ikatan pernikahan, dia baru bersedia menikah dengannya.
Setelah menikah, ia menjadi wanita pertama dari rakyat biasa yang diberi gelar permaisuri, dan untuk kali pertamanya berkunjung keluar negeri bersama sang suami, tidak lagi terlihat seperti anggota keluarga kerajaan yang hanya bersembunyi dibalik kamar mewah dan di belakang suaminya.
Dia melakukan kegiatan amal, diplomasi, mempromosikan reformasi kesejahteraan perempuan di negaranya dan meningkatkan status sosial perempuan.
Dia mengatakan kepada dunia melalui tindakannya bahwa di dunia Arab kuno juga ada bayangan sesosok wanita modern.
Gadis remaja yang diasuh hingga dewasa oleh neneknya
Pada tahun 1978, Salma lahir di Fez, sebuah kota kuno dalam sejarah Maroko. Ayahnya adalah seorang guru, dan ibu adalah seorang ibu rumah tangga.
Sayangnya, ibunya meninggal karena sakit saat salma berusia 3 tahun. Akhirnya, Salma pun dirawat oleh ayah dan neneknya.
Sang ayah yang berprofesi sebagai guru juga sangat memperhatikan studi putrinya. Semasa studinya, Salma mendapat prestasi yang mengagumkan.
Saat sekolah menengah atas, Salma berhasil diterima di high technology school in morocco dan sebagai wanita yang mendalami bidang sains dan teknik informatika.
Salma yang berusia 21 tahun kala itu masih kuliah, dan mengenal Putra Mahkota Mohammed dalam sebuah pesta dansa.

Sejak itu, putra mahkota langsung jatuh hati pada pandangan pertama, namun, Salma tidak langsung meresponnya.
Baginya, jika menikah tapi masih kuliah, maka usaha akademis yang dirintisnya akan sia-sia. Dia pun meminta sang raja untuk menunggu.
Setelah lulus kuliah, Salma belum juga menerima lamaran raja, ia justru bekerja di perusahaan IT terbesar di Maroko.
Saat itu, Mohammed dinobatkan sebagai raja, dan ia pun melamar Salma, namun Salma belum setuju.
Maroko adalah negara yang menganut hukum Islam, sehingga mereka diijinkan untuk poligami.
Salma sendiri mengakui bahwa ia tidak bisa menerima sistem yang harus berbagi suami dengan wanita lain, oleh sebab itu, akhirnya ia menolak lamaran sang raja.
Di bawah desakan raja, Salma yang mengecap pendidikan tinggi, dan juga punya beban kariernya sendiri ini, akhirnya mengatakan secara jujur alasannya belum bisa menerima lamaran sang raja.
“Jika Anda menikah dengan saya, maka Anda harus setia kepada saya seorang, tidak boleh menikah dengan wanita lain seperti raja sebelumnya.” Kata Salma.
Di Maroko, pria memiliki hak atas poligami, sementara wanita diperlakukan sebagai anak-anak yang sah tanpa hak, tidak ada kesempatan untuk berbicara dalam kontrak pernikahan, dan akses cerai yang terbatas. Hal ini dianggap Salma sebagai bentuk ketidakadilan dan sudah sepatutnya diubah.
Raja yang terkejut dengan permintaan Salma ini tidak segera setuju, namun raja yang baru naik tahta itu tidak sekonservatif seperti raja-raja Maroko di masa lalu.
Sejak kecil, dia dibesarkan dalam pendidikan Barat, dia menguasai bahasa Inggris, Perancis, dan memiliki beberapa gelar akademik, adalah seorang raja yang moderat.
Berkat penjelasannya yang memang sesuai dengan fakta dan bukti nyata, Salma berhasil membujuk suaminya untuk mengubah undang-undang yang mengintimidasi kaum hawa di Maroko tersebut.
Setelah disahkan, Kerajaan Maroko pun secara resmi menjalani peraturan bahwa setiap raja hanya boleh mempersunting satu perempuan. Tidak ada poligami lagi di Kerajaan Maroko!
Perempuan itu kemudian menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak, berkat tangan dinginnya, akhirnya peraturan yang mungkin tidak ingin diubah oleh semua raja, berhasil dia lumpuhkan.
Ratu Salma berhasil mendobrak budaya Maroko yang sama sekali tidak mengindahkan wanita, ia pun sering muncul di dalam acara masyarakat umum dan sedikit demi sedikit berjuang bagi kaum wanita Maroko lainnya.
Di Maroko, wajah perempuan tidak boleh terlihat, sehingga mereka menutup semua tubuhnya dan hanya menyisakan sepasang mata saja. Namun ratu istimewa ini tidak setuju dengan hal semacam itu dan dia sendiri memakai baju yang tetap menutupi pundak dan pahanya sebagai standarnya.
Salma memang beda! Suara oposisi konservatif perlahan-lahan ditekan oleh suara rakyat Maroko. Kecantikan dan keanggunan Salma membuat orang-orang bisa melihat citra baru wanita Maroko.
21 Maret 2002 silam, keduanya melangsungkan pernikahan sesuai jadwal. Tampak Salma yang anggun duduk di samping suaminya.
Dan yang lebih mengejutkan lagi, untuk pertama kalinya dalam sejarah kerajaaan Maroko, seorang rakyat biasa bisa masuk ke dalam jajaran keluarga kerajaan dan memberikan gelar ratu kepadanya.
Permaisuri modern Maroko yang melakukan kegiatan amal dan diplomasi
Setelah menikah, pasutri kerajaaan yang berbahagia ini dikaruniai seorang anak laki-laki dan satu anak perempuan, dan Salma yang telah menjadi permaisuri ini mulai ikut aktif dalam urusan publik di negara tersebut dan membantu kegiatan diplomatik sang Raja.
Ratu Salma dan anak perempuannya
Pada tahun 2005, dia mendirikan Dana Penelitian Kanker Ratu Salma, ia terus berupaya menggalang dana untuk membantu penelitian kanker.
Tidak hanya itu, dia juga menginjakkan kakinya dalam kegjatan dan pencegahan AIDS di Afrika, dan selalu berjuang di garis depan dalam kegiatan amal.
Selain kegiatan amal, ia juga menjadi ratu pertama dalam sejarah Maroko yang mengikuti aktivitas suaminya.
Dia mengikuti raja menemui pemimpin asing, dan penampilannya sama sekali tidak kalah dengan para nyonya pemimpin negara lain.
Dia juga dijuluki dengan “Tamu paling anggun” saat menghadiri pernikahan Pangeran William dan Catherine Middleton pada 2011 lalu.
Meski Ratu Salma tidak terlibat dalam aktivitas politik yang berlebihan, namun, kehadirannya telah menjadi sebuah tonggak sejarah bagi kaum wanita Maroko.
Dari pekerja wanita yang berasal dari rakyat biasa sampai menjadi permaisuri Maroko yang dikagumi.
Ratu Salma menulis sebuah bab baru di Maroko dan dunia Arab dengan kebebasan, kebijaksanaan dan pesonanya.
Karena kehadiran wanita seperti ratu Salma ini, akhirnya dunia menuju ke tempat yang lebih baik. (erabaru.net)

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,10,Ahok,123,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,angin puting beliung,1,Anies Baswedan,20,anti PKI,1,artis,8,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,5,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,264,Berita Artis,17,berita heboh,17,Berita Internasional,10,berita nasional,48,bocah,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dki,6,Dolar,1,DPR,1,DPRD,4,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,25,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,3,Gibran,2,Go Pro,1,gojek,1,Golkar,1,Gosip,1,Gubernur,19,gunung kidul,1,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,7,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,icmi,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,19,ISIS,3,Islam,14,jakarta,25,Jakmania,2,JK,1,jogja,1,Jokowi,59,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,4,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,khofifaf,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,20,Krisna Murti,1,laci,1,Lain-lain,1,laporkan,1,lsm,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,1,Narkoba,2,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,230,nikita mirzani,1,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,2,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,pembunuhan,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,3,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pilkada jatim,1,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,9,POLITIK,104,Polri,5,PPP,1,prabowo,2,Presiden jokowi,9,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,1,Rawajati,1,Ridwan Kamil,1,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sam aliano,1,sandiago uno,18,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,9,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,setnov,13,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sosmed,1,sports,1,Sri mulyani,1,sukmawati,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,2,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,2,wagub jakarta,4,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,3,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Demi Menikahi Wanita Biasa, Raja Ini Tak Segan-segan Menghapus Sistem “Poligami” Bahkan Menulis Ulang Sejarah Negeri!
Demi Menikahi Wanita Biasa, Raja Ini Tak Segan-segan Menghapus Sistem “Poligami” Bahkan Menulis Ulang Sejarah Negeri!
http://www.erabaru.net/wp-content/uploads/2017/12/Demi-Menikahi-Wanita-Biasa.jpg
Sejagad Media
http://www.sejagad.com/2017/12/demi-menikahi-wanita-biasa-raja-ini-tak.html
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/2017/12/demi-menikahi-wanita-biasa-raja-ini-tak.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy