Kacau !! Karena Janji Kampanye Tidak Akan menggusur PKL, Tanah Abang Kembali Dikuasai PKL Dan Preman.

Sejagad.com -  Jakarta, Hendrawan, 37, tengah menghitung uang hasil dagangannya saat ibu paruh baya menghampiri lapaknya. "Ya, bu bo...


Sejagad.com - Jakarta, Hendrawan, 37, tengah menghitung uang hasil dagangannya saat ibu paruh baya menghampiri lapaknya. "Ya, bu boleh, bu," sambut Hendarwan yang berdagang di atas trotoar di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hendarwan sadar betul berdagang di atas trotoar tidak diperbolehkan. Namun, ia tidak punya pilihan lain. Memiliki tiga anak yang masih sekolah memaksanya berupaya keras untuk menarik lebih banyak pembeli.

Berjualan di atas trotoar bersama pedagang lain ialah solusi saat ini. Alasannya, berdagang di pinggir jalan lebih mudah menarik pembeli yang umumnya pengguna komuter dari Stasiun Tanah Abang.

"Di sini, kita diam saja, sudah ada yang samperin," ucapnya, kemarin.

Bulan tertib trotoar tak merisaukan mereka. Kawasan Tanah Abang kembali dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) dengan beragam jenis dagangan. Motor, bajaj, ojek daring, dan mikrolet kembali membuat sesak Pasar Tanah Abang.

Di Jalan Jati Baru Raya pemandangan berwarna-warni lantaran banyak pakaian wanita dan beragam jenis kerudung terpajang.

Salah satunya lapak milik Murni, 29. Murni mengaku lebih tenang berdagang sekarang ketimbang dulu.

"Dulu kan gubernurnya suka marah-marah. Kalau yang sekarang kan janjinya enggak bakal menggusur. Doakan saja," tuturnya malu-malu.



Berdasarkan pantauan Media Indonesia pada pukul 14.30 WIB, aktivitas perdagangan mulai berdenyut di Jalan KH Wahid Hasyim. Para pengantar barang yang menggunakan troli melintas seenak mereka.

Beberapa di antara mereka bahkan mengambil jalur kendaraan sehingga arus lalu lintas terhambat. Kardus-kardus bekas alat elektronik menumpuk di atas trotoar. Di Jalan Fachrudin, kondisi kian semrawut karena di titik itu kendaraan dari berbagai arah bertemu.

Pusing

"Saya selalu pusing lewat situ (Tanah Abang). Semua kendaraan enggak ada yang mau mengalah. Padahal, sebelumnya sempat rapi. Namun, namanya Jakarta, ya, begitu lagi. Heran saya," imbuh Triadi, 29, karyawan perkantoran di sekitar Jalan Wahid Hasyim.

Okupasi trotoar yang dilakukan PKL sekitar Tanah Abang memang bukan barang baru. Kawasan itu sempat tertib saat Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Melalui Bulan Tertib Trotoar pada Agustus lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia. Namun, beda dulu, beda sekarang.

Sekarang, mereka tertib hanya saat razia, tapi dalam hitungan jam, trotoar kembali berantakan.


Di trotoar sisi stasiun Tanah Abang ada dua pos Satpol PP. Sejumlah anggota Satpol PP tampak duduk santai. Bahkan, mobil Satpol PP juga parkir di atas trotoar.

Wakil Kepala Satpol PP Hidayatullah berkilah setiap hari mengerahkan beberapa anggota untuk merazia mereka pada pagi, siang, dan sore. Namun, pedagang kerap membandel. Saat melihat Satpol PP hanya segelintir, mereka berdagang lagi.

"Ada 300 PKL di Tanah Abang. Kadang ada gesekan di lapangan. Tapi rutin kok kita lakukan razia. Kita tunggu arahan Pak Gubernur (Anies Baswedan) seperti apa," ujar Hidayatullah.

Saat kampanye, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno berjanji tidak menggusur PKL di Jakarta. Setelah dilantik, Anies-Sandi belum kunjung memberikan solusi bagi PKL Tanah Abang.


Editor : Wandi Yusuf

Sumber : metrotvnews.com

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,8,Ahok,118,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,Anies Baswedan,13,anti PKI,1,artis,8,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,3,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,190,Berita Artis,12,berita heboh,16,Berita Internasional,8,berita nasional,47,bocah,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dolar,1,DPR,1,DPRD,2,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,20,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,2,Gibran,2,Go Pro,1,Golkar,2,Gosip,1,Gubernur,15,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,5,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,19,ISIS,3,Islam,14,jakarta,20,Jakmania,2,JK,1,Jokowi,54,jokowimantu,1,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,4,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,20,Krisna Murti,1,Lain-lain,1,laporkan,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,1,Narkoba,2,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,230,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,1,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,3,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,8,POLITIK,89,Polri,4,PPP,1,prabowo,1,Presiden jokowi,8,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,1,Rawajati,1,Ridwan Kamil,1,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sandiago uno,14,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,9,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,setnov,11,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sports,1,Sri mulyani,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,1,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,2,wagub jakarta,3,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,2,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Kacau !! Karena Janji Kampanye Tidak Akan menggusur PKL, Tanah Abang Kembali Dikuasai PKL Dan Preman.
Kacau !! Karena Janji Kampanye Tidak Akan menggusur PKL, Tanah Abang Kembali Dikuasai PKL Dan Preman.
https://2.bp.blogspot.com/-TBqySXT693Q/We7OtS50HTI/AAAAAAAAAOY/fbhac1mhHGcAWL0n66cCcCYYSCyEvm-zgCLcBGAs/s1600/fu5JizRyja.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-TBqySXT693Q/We7OtS50HTI/AAAAAAAAAOY/fbhac1mhHGcAWL0n66cCcCYYSCyEvm-zgCLcBGAs/s72-c/fu5JizRyja.jpg
Sejagad Media
http://www.sejagad.com/2017/10/kacau-karena-janji-kampanye-tidak-akan.html
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/2017/10/kacau-karena-janji-kampanye-tidak-akan.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy