Membongkar Kehebatan Reza Chalid dan USD 450 Ribu/Hari Ke SBY

  Healmagz.com - Nama Muhammad Reza Chalid (54 tahun) ikut menggegerkan publik dalam kasus catut Ketua DPR, Setya Novanto. Ia dipandang seba...


 
Healmagz.com - Nama Muhammad Reza Chalid (54 tahun) ikut menggegerkan publik dalam kasus catut Ketua DPR, Setya Novanto. Ia dipandang sebagai sosok misterius yang hebat, lihai, sangat berpengaruh, punya kekuatan dan piawai mendekati para pejabat paling elit di republik ini. 

Kalau begitu, pertanyaannya adalah apa hebatnya Muhammad Reza Chalid itu? Keikutsertaan Reza atau kadang dipanggil Riza bersama Ketua DPR, Novanto, saat bernegosiasi dengan Presdir Maroef Sjamsuddin adalah bukti kehebatannya. Jelas, ia sudah berhasil dekat dengan Setya Novanto dan menguasainya, sang ketua DPR, orang nomor satu di Indonesia menurut Capres Amerika, Donald Trump. 

Tidak banyak orang yang berhasil ‘mendekati’ dan ‘mengambil hati’ sang Ketua DPR. Tetapi Reza sangat gampang melakukannya. Dalam rekaman kasus catut yang diputar di MKD (2/12/2015), Reza bercerita lugas bahwa dialah yang mengumpulkan para elit partai KMP pasca kalah Pilres untuk berbalik mendukung Jokowi. 

Reza meminta para elit KMP untuk tidak mengganggu lagi Jokowi-JK dengan tujuan agar bisnis berjalan lancar. Usul Reza itupun disetujui KMP dan terbukti kemudian, KMP tidak pernah lagi mengganggu Jokowi. Hebat, Reza mampu menyihir dan menjinakkan para elit KMP. Terkait negosiasi Freeport, Setya Novanto mempercayakan semuanya kepada Reza. Menurut pengakuan Novanto, bila Reza yang mengatur bisnis di Freeport, mereka semua happy, bisa bersenang-senang, main golf dan beli pesawat Jet. 

Baik Reza maupun Novanto, amat yakin bahwa perpanjangan kontrak karya Freeport itu bisa menjadi kenyataan dan disetujui Jokowi. Caranya, melalui Luhut, orang kepercayaan Jokowi. Novanto pun amat yakin Luhut bisa mempengaruhi Jokowi. Karena kalau Jokowi nekat menghentikan kontrak karya Freeport, Jokowi bisa jatuh alias dilengserkan. Hebat, Reza mampu mengatur bisnis di Freeport. 

Ditilik dari belakang, kehebatan Reza tercermin dari kemampuannya mengendalikan bisnis Petral selama puluhan tahun. Pria keturunan Arab ini sejak lama dikenal dekat dengan keluarga Cendana, Bambang Trihadmodjo. Ia disebut sebagai ‘penguasa abadi’ bisnis minyak di Indonesia, karena setelah rezim Cendana berakhir, ia berpindah ke rezim Cikeas. Lewat Hatta Rajasa, Reza mampu menusuk masuk ke rezim Cikeas. 

Di sana Reza bermanufer dan ikut membantu beberapa anggota keluarga besar SBY untuk memiliki bisnis impor ekspor minyak mentah. Menurut George Aditjondro dalam bukunya ‘Gurita Bisnis Cikeas’, jika dulu Reza (Global Energy Resources) membayar premi keluarga Cendana, maka sekarang Reza membayar Cikeas sebesar 50 sen dollar per barrel. 

Jadi kalau ekspor Indonesia 900 ribu barrel perhari, maka yang masuk kepada keluarga SBY diperkirakan mencapai USD 450.000 per hari ditambah bonus boleh mengekspor minyak mentah sebesar 150 barrel per hari. Inilah yang membuat Dirut Pertamina, Karen Agustiasan, pernah mengancam meletakkan jabatan karena tidak tahan  menghadapi tekanan Cikeas. 

Keberhasilan Reza masuk dalam lingkaran rezim Cikeas, membuat ia leluasa mengatur orang nomor satu di Pertamina. Walaupun Reza dikenal sebagai orang yang rendah hati, namun siapapun pejabat di Pertamina yang melawan perintahnya, dipastikan akan terpental. Hal itu pernah dialami oleh Ari Soemarno, mantan Dirut Pertamina. Saat itu, Ari Soemarno berencana memindahkan Petral dari Singapura ke Batam. Reza tidak setuju dan menganggap rencana Ari Soemarno itu berbahaya. Ari Soemarno selanjutnya dipecat dari Dirut Pertamina. 

Maka tak heran jika para pejabat  di Pertamina termasuk Direktur Pertamina, akan ‘gemetar dan tunduk’ jika bertemu dengan sosok Reza. Bukti kehebatan Reza juga pernah dirasakan sendiri oleh Dahlan Iskan. Saat itu, Dahlan Iskan sangat bernafsu membubarkan Petral, memindahkan Petral ke Indonesia dan mencegah  orang-orang yang menjadi boneka Reza, cs menjadi Direksi Pertamina. 

Bahkan Dahlan Iskan sempat berjanji untuk mengalahkan BUMN Malaysia seperti Petronas dalam waktu dua tahun. Namun nafsu Dahlan itu kandas di tengah jalan karena ia takhluk dari Cikeas yang telah disusupi oleh Reza. Reza dengan cerdiknya semakin menusuk ke istana lewat Purnomo Yusgiantoro, Menteri ESDM dan Edhie Wibowo, adik Ny. Ani SBY, dan jelas melalui Hatta Rajasa, besan SBY. 

Kedekatan Reza dengan Hatta Rajasa bisa dilihat dari kemesraan mereka pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu Rezalah yang  membiayai Obor Rakyat sebagai media partisan dan oportunitis untuk  menaikkan popularitas Hatta Rajasa dan mendiskreditkan calon presiden Joko Widodo. Reza juga menggelontorkan puluhan miliar rupiah untuk membeli rumah Polonia di Jalan Cipinan Cempedak I nomor 29, Otista, Jakarta Timur sebagai markas tim pemenang pasangan calon presiden/wakil presiden Prabowo-Hatta. 

Reza mengakuisisi Rumah Polonia melalui Majelis Dzikir SBY Nurrussalam Haji Harris Tahir. Dengan kekuatan bisnisnya, Reza juga  mampu menghalang-halangi rencana pembangunan kilang pengolahan BBM dan perbaikan kilang-kilang minyak di Indonesia yang memang sudah uzur. 

Sebagai contoh, penyelesaian PT TPPI Tuban yang mangkrak dengan kerugian besar negara, disebut-sebut karena pengaruh Reza. Global Energy Resources, induk perusahaan Reza pernah diusut karena temuan penyimpangan laporan penawaran minyak impor ke Pertamina. Tetapi kasus itu hilang tak berbekas dan para penyidiknya diam tak bersuara. Kasus ditutup. Padahal kasus itu hanya sebagian kecil saja. 

Di Singapura, nama Reza juga sangat mentereng. Di sana nama Reza amat dikenal oleh semua pengusaha minyak Singapura sebagai pengusaha yang hebat. Tak seorangpun pengusaha minyak di Singapura yang tidak mengenal Reza. Semua pengusaha minyak di Singapura tak berani melawan Reza.  Kehebatan Reza tergambar dari cara ia bermain, dimana separuh impor minyak Indonesia Reza kuasai. Bisa dikatakan bahwa Reza merupakan sosok yang membuat Indonesia sangat tergantung dari import BBM. 

Karena kehebatannya itulah, maka di negeri Singa, Reza dijuluki sebagai ‘The Gasoline Godfather’ di Singapura. Disebut demikian karena kepiawainya dalam mengurusi tender-tender pengadaan minyak. Reza juga kerap disebut sebagai mafia yang mengatur pat gullipat penjualan minyak impor lewat gurita bisnisnya di Singapura, Global Energy Resources. 

Perusahaan Reza inilah yang memasok pengadaan minyak mentah untuk Pertamina lewat Petral.  Dalam menjalankan gurita  bisnisnya, Reza memiliki lima anak perusahaan lainnya, yaitu Supreme Energy, Orion Oil, Paramount Petro, Straits Oil dan Cosmic Petroleum. Di Indonesia, Reza dikenal sebagai pengusaha kaya raya. Selain perusahaan minyak, Reza  diketahui memiliki banyak usaha lainnya. 

Reza disebut sebagai pemilik dari Pacific Place, yang di dalamnya ada tempat hiburan anak Kidzania, sebuah mall elit di Jantung Jakarta, di samping beberapa property elit lainnya. Ia juga mengantongi konsesi beberapa tambang dan perkebunan besar yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Reza juga memiliki saham 51% di maskapai Air Asia Indonesia, lewat PT Fersindo. Itulah secuil kehebatan Reza. 

Seorang pengusaha yang mampu menusuk masuk ke jantung para elit negeri ini. Dengan kekuatan uangnya, Reza mampu mempengaruhi segala kebijakan para elit baik di legislatif, yudikatif maupun eksekutif di negeri ini. Celakanya, para elit negeri ini sangat gampang disogok, disuap, diiming-iming dengan fasilitas agar menuruti kehendak para pengusaha. Para elit ini kemudian rela dan tega menjual negerinya hanya demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Itulah Indonesia, negeri para koruptor.

Asaaro Lahagu via lensaberita.net

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,8,Ahok,118,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,Anies Baswedan,13,anti PKI,1,artis,8,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,3,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,190,Berita Artis,12,berita heboh,16,Berita Internasional,8,berita nasional,47,bocah,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dolar,1,DPR,1,DPRD,2,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,20,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,2,Gibran,2,Go Pro,1,Golkar,2,Gosip,1,Gubernur,15,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,5,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,19,ISIS,3,Islam,14,jakarta,20,Jakmania,2,JK,1,Jokowi,54,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,4,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,21,Krisna Murti,1,Lain-lain,1,laporkan,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,1,Narkoba,2,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,230,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,1,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,3,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,8,POLITIK,89,Polri,4,PPP,1,prabowo,1,Presiden jokowi,8,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,1,Rawajati,1,Ridwan Kamil,1,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sandiago uno,14,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,9,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,setnov,12,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sports,1,Sri mulyani,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,1,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,2,wagub jakarta,3,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,2,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Membongkar Kehebatan Reza Chalid dan USD 450 Ribu/Hari Ke SBY
Membongkar Kehebatan Reza Chalid dan USD 450 Ribu/Hari Ke SBY
http://3.bp.blogspot.com/-E4nIFL0jYVw/Vmeezaol2wI/AAAAAAAABFM/cNwKxr-Q4so/s640/55399aef-1e09-424e-aa6d-038220cdc194_169.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-E4nIFL0jYVw/Vmeezaol2wI/AAAAAAAABFM/cNwKxr-Q4so/s72-c/55399aef-1e09-424e-aa6d-038220cdc194_169.jpg
Sejagad Media
http://www.sejagad.com/2015/12/membongkar-kehebatan-reza-chalid-dan.html
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/2015/12/membongkar-kehebatan-reza-chalid-dan.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy