Sulitnya Memadamkan Rimbunan Bambu yang Terbakar, Apalagi Lahan Gambut!

Healmagz.com - Jam 1 siang tadi ( Sabtu, 24 Oktober ), saat kami sedang istirahat sambil berbincang rencana Persami ( Perkemahan Sabtu dan...



Healmagz.com - Jam 1 siang tadi ( Sabtu, 24 Oktober ), saat kami sedang istirahat sambil berbincang rencana Persami ( Perkemahan Sabtu dan Minggu ) yang akan diselenggarakan pada Mei 2016, tiba-tiba saja terdengar beberapa kali letusan bambu diiringi asap putih yang menyelimuti lahan perkemahan di komunitas kami yang ada di kaki Gunung Kawi atau sekitar 12 km barat Malang . Sontak kami bertiga lari menuju belakang gedung yang dikelilingi rimbunan bambu. Memang tak terlalu luas. Lebarnya hanya sekitar 75m dan panjangnya sekitar 500m. Tetapi, rerimbunan ini terus menyambung dengan milik penduduk sepanjang 4 – 6 km.

Apa yang kami duga menjadi kenyataan, hutan bambu ini sedang terbakar. Entah siapa yang membakar. Dalam kurun waktu hanya sepuluh menit kedatangan kami, sudah ada sekitar tujuh rimbunan yang terbakar. Selain karena angin kering musim kemarau yang menyebabkan cepatnya rambatan api adalah tumpukan daun bambu dan rerumputan kering setebal tak lebih dari 10 cm serta ranting dan dahan kering yang ada di lahan tersebut.
Kami pun segera menarik dua buah selang setengah dim masing-masing sepanjang 50m untuk menyemprotkan air yang berkecepatan maksimum 2 liter perdetik. Jumlah yang amat kecil. Setidaknya bisa memperlambat laju api. Dalam waktu 20 menit tampak api mulai padam. Hanya asap putih yang terus menutupi lahan kami dan membuat nafas tersengal dan mata perih.
Belum 10 menit istirahat, tiba-tiba saja angin kencang berhembus dan asap putih semakin menguasai lahan seluas 12 hektar tempat sebuah komunitas sedang melakukan outbond. Tentu saja kami kelabakan, mendekati titik api amat menyesakkan nafas. Ketika kami mendekati titik api, sepertinya mereka berjalan demikian cepat mengikuti tumpukan daun kering. Seakan kami dikejar untuk masuk neraka. Namun jika dibiarkan akan merambat dan membakar ladang tebu yang kering milik penduduk. Bahkan bisa merambat ke perkampungan. Merambat mendekati lahan dan gedung komunitas, bisa kami cegah dengan cukup efektif selain terpisah oleh jurang selebar 20 m dengan kedalaman 25 m, tumpukan daun kering sudah kami singkirkan dengan bantuan panitia outbond. Tetapi asap putih yang cukup tebal tentu mengganggu kami. Walau kemungkinan api merambat oleh hembusan angin lewat rerimbunan bambu juga bisa menjadikan sebuah malapetaka.
Usaha memadamkan dengan selang kecil.



Jam 2.30 api mulai mengecil dan di beberapa tempat betul-betul padam setelah melahap beberapa tanaman yang segar. Jam 3 sore, saat penulis mau pulang, terdengar lagi letusan bambu yang terbakar dan tampak api kembali membesar mendekati ladang tebu milik warga.
Tak ada yang bisa dilakukan selain memberitahu warga untuk segera memadamkan dengan cara apa pun.
Sungguh peristiwa yang cukup mendebarkan. Lahan yang terbakar tak lebih dari 2 ha, toh api dan asapnya membuat kami kelabakan dan kuatir yang amat sangat. Sulit dibayangkan betapa tersiksanya saudara-saudara kita yang di Sumatera dan Kalimantan yang ribuan hektar lahannya terbakar selama berminggu-minggu. Sebuah malapetaka kemanusiaan yang amat besar.
Setelah api mulai sedikit mereda, beberapa teman dan mereka yang berjibaku memadamkan mengumpat dan memaki mereka yang sengaja membakar dedaunan kering ini, sekalipun kami tak tahu siapa.
Maka memang sepantasnya, para pelaku pembakaran di Sumatera dan Kalimantan diadili sesuai dengan hukum. Kompasiana.com

COMMENTS

Nama

aher,1,Ahmad Dhani,8,Ahok,118,aksi 313,1,alexis,1,allan nairn,1,Allya,1,Amazing,3,Andrew,2,Anies Baswedan,13,anti PKI,1,artis,8,Asma Dewi,1,aswaja,1,banjir,3,Batak,1,bayi,1,Bela Negara,1,bentrok papua,1,Berita,190,Berita Artis,12,berita heboh,16,Berita Internasional,8,berita nasional,47,bocah,1,Bom Bandung,2,Bom Madinah,1,BPJS,1,bpk,1,brimob,1,buni yani,1,bupati,1,buruh,1,calon kapolri,2,Calon Pilgub,7,cantik,1,catut nama jokowi,2,csr,1,Daerah,6,deddy mizwar,1,Demo,13,demokrat,4,Densus,1,diet,3,Dimas Kanjeng,1,ditangkap,1,Djarot,4,Dolar,1,DPR,1,DPRD,2,DPRD kota Semarang,1,e budgeting,1,e-ktp,2,eggy sujana,1,Ekonomi,4,Encun,1,Fadli zon,2,fahri hamzah,1,First travel,1,fitnah,2,food,4,FPI,20,Fuad Amin,1,Ganjar Pranowo,1,Gatot,1,gempa,1,gerindra,2,Gibran,2,Go Pro,1,Golkar,2,Gosip,1,Gubernur,15,Guru,3,Gus Dur,3,habib bahar,1,habib novel,1,habib rizieq,5,habib smith,1,harga daging murah,1,harga sapi murah,1,health,7,heboh,9,Hijabers,1,hoax,4,hot,1,Hukum,17,ibadah,1,Idul Adha,1,ILC,1,ilmuwan,1,Ima,1,imam besar,1,indra j piliang,1,Indro Warkop,1,Inspiring,4,Internasional,19,ISIS,3,Islam,14,jakarta,20,Jakmania,2,JK,1,Jokowi,54,jokowimantu,2,Jonru,6,Jusuf Kalla,1,Kabut Asap,6,Kaesang,4,Kahiyang Ayu,1,Kalijodo,1,Kamera,1,Karni Ilyas,1,Kasus Angeline,1,Kasus mirna,1,Kasus Sumber Waras,1,kebakaran,1,Kebakaran Hutan,5,kecelakaan,1,kekerasan,1,kepala daerah,1,Khazanah,1,khilafah,1,Kisah,2,kisruh,1,Kivlan Zen,2,kjp,1,Kontroversi,75,korupsi,1,KPAI,2,KPK,21,Krisna Murti,1,Lain-lain,1,laporkan,1,luar negeri,1,Lulung,2,Mahasiswa,1,Mahkamah Agung,1,Maia Estianti,1,Mario Teguh,10,mendikbud,1,menteri,3,Menteri kesehatan,1,Menteri Susi,2,Metropolitan,1,Motivasi,1,Moto GP,9,MUI,1,Musibah,2,Mustofa Nahra,1,Narkoba,2,Nasional,78,Nasionalisme,5,Netizen,2,News,230,Nikon,1,Nila F moeloek,1,Obama,1,Olah Raga,6,operasi zebra,1,Opini,30,ormas,1,OTT,1,pak yus,1,panglima TNI,1,PBNU,1,PDIP,4,Pegunungan Kendeng,1,pembangunan nasional,3,pembohong,1,Pemerintah,1,pemprov,1,Pendidikan,2,Pengetahuan,2,penistaan agama,2,penulis,1,Perampok,2,Peristiwa,3,perkosa,1,perppu,1,perpres,1,Piala Presiden,1,Pilgub DKI,36,pilkada 2018,1,pkl,1,Polda Metro Jaya,4,Polisi,8,POLITIK,89,Polri,4,PPP,1,prabowo,1,Presiden jokowi,8,presiden.,1,prestasi,1,Provokator,1,PSI,1,Putu Sudiartana,3,Ratna Sarumpaet,1,Rawajati,1,Ridwan Kamil,1,Risma,2,Roy Suryo,1,Rupiah,2,sandiago uno,14,SARA,5,Saracen,3,satpol PP,1,saudi,1,SBY,9,sean purnama,1,sejarah,2,seleb,7,semrawut,1,setnov,12,sidang,8,Sidoarjo,1,singapura,1,Snack bikini,1,Soeharto,2,Soekarno,1,soekarno Hatta,1,sports,1,Sri mulyani,1,supersemar,1,Susi,1,syahrini,1,tanah abang,2,taufik,1,Tax Amnesty,1,Teknologi,2,Teman Ahok,2,Tercyduk,2,Teroris,4,tips,9,TKI,1,tni,1,Tokoh,2,Toleransi,2,tommy,1,Tsamara,1,Umroh,2,vaksin palsu,3,viral,2,wagub jakarta,3,wahaby,1,warga miskin,1,Wiranto,2,Yenni Wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Sejagad Media: Sulitnya Memadamkan Rimbunan Bambu yang Terbakar, Apalagi Lahan Gambut!
Sulitnya Memadamkan Rimbunan Bambu yang Terbakar, Apalagi Lahan Gambut!
http://3.bp.blogspot.com/-C4NKVFMSZV4/VitkqZqmBMI/AAAAAAAAAZA/M1TVi7cJ2gk/s640/kebakaran.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-C4NKVFMSZV4/VitkqZqmBMI/AAAAAAAAAZA/M1TVi7cJ2gk/s72-c/kebakaran.jpg
Sejagad Media
http://www.sejagad.com/2015/10/sulitnya-memadamkan-rimbunan-bambu-yang.html
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/
http://www.sejagad.com/2015/10/sulitnya-memadamkan-rimbunan-bambu-yang.html
true
5865075294842629428
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy